Showing posts with label sajak. Show all posts
Showing posts with label sajak. Show all posts

Tuesday, 22 May 2012

Tersadar Aku

Padang, 22 Mei 2012












TERSADAR AKU

Bertingkah bagai cantik.
Menghujam mata menatap tanpa kedip.
 Merayu tertawa, berhura di padang yang sempit.
Hiraukan tidak batas dan garis.

Tanpa sadar...
Deretan angka tlah menghiasi usia.
Keriput raut hadir tanpa bicara.
Ingatan hanya tinggal bagian sejuta cerita.
Angan pun mulai memudar warna

 Tertipu...
Berlayar sudah di ujung waktu
Bekal ringan bagai lapisan debu
Harapkan sangat berulang lalu
Memutar haluan menuju yang Satu.

Tersadar...
Pejagal menunggu perintah Sang Raja
Harapan tinggal ucapan tanpa makna
Hilang...
Lenyap semua asa...
Terkubur bersama nafas akhir yang tersisa
Rembes air mengalir perlahan di pinggir mata.
Berdetak hati berkata :
sia sia...


 == icun bin abdullah == Klik Selengkapnya...

Thursday, 8 September 2011

Malu yang telah terkikis (buat facebooker)


Malu yang telah terkikis
Kadar iman yang telah menipis
Syahwat yang diumbar habis
Berfoto mesra dengan lawan jenis
Bangga dipampang di wall facebook dengan narsis
Suami istri pun tak berani bergaya persis
Inikan pulak masih bujang dara yang amis.




Lihat apa yang ditulis
Penuh kalimat kepayang dan romantis
Pujian dan ucapan sayang setinggi langit yang berlapis
Padahal masih berstatus pacaran yang hina dan najis

Oh… mana Orangtua dan saudara bujang dan gadis
Yang menjadi teman facebook si ganteng dan si manis
seolah mereka beranggapan itu sesuatu yang biasa dan logis
Melihat tanpa risau dan tangis.

Oh.. sungguh ironis..
Orangtua saudara bujang atau gadis
hidup hanya mengacu kepada syahwat dan modernis
malu, iman, agama dan norma adat dibungkus dan ditepis
Lupa akan dunia yang berakhir habis
Seolah diakhirat tanpa tanggungjawab hanya duduk manis
Saat tibanya nanti lihatlah siapa yang tertawa dan siapa yang menangis.

== icun bin abdullah==

*  untuk teman-teman facebook ku..
Klik Selengkapnya...

Wednesday, 14 November 2007

di puncak kegalauan hati

awal Muharram 1428 H

DI PUNCAK KEGALAUAN HATI........

Ku Heran sama diriku ini...

udah tau dunia ini fana..masih juga sedih jika tidak mendapatkannya.
Udah tau hidup ini akan sirna..masih sibuk menghabiskan waktu tuk perolehnya
udah tau "cinta makhluk" itu memperdaya... masih juga tertipu olehnya...
udah tau cantik itu hanya sementara... masih juga terkesan olehnya...

aneh........

ku coba baca buku-buku tentang akhirat...,
tentang betapa sempurnanya kenikmatan disana...,
betapa lezatnya apa yang tersedia...
betapa indahnya nuansa yang tercipta...
betapa abadi kehidupannya,..

Kemudian ku baca tentang dunia.,
betapa fana kehidupannya..
betapa sirna apa yang ada didalamnya..
betapa hina orang yang larut didalamya...
betapa fatamorgana kehidupannya...

namun hanya sebentar bertahan melekat didada...

Ku teringat dengan perkataan Imam Ali radhiyallahu'anhu
" Wahai Dunia... tunjukkan tipudayamu kepada siapa saja selain aku
adakah aku yang akan kau tipu..., ataukah kepadaku kau tujukan rayuanmu..??
Sungguh..., aku telah 'menceraimu talak tiga' tak mungkin rujuk kembali
Usiamu pendek... majlismu hina..., dan bahayamu besaaar...!!!
Oh.... Betapa sedikitnya perbekalan..., Betapa Jauhnya Perjalanan..,
dan betapa sepinya perantauan "

aneh.....

pertanyaan cambukkan yang sering ku lontarkan kepada diriku..
1. Apa yg kamu cari didunia yang sementara ini wahai icun..?????
2. Mau kemana kamu didunia ini wahai icun..???
terkadang mujarab juga untuk beberapa waktu.. namun... kemudian
kadarnya melemah lagi...

aneh...

Ya Allah... Bantu hambamu ini.....
Ya Allah... Kekalkan Hidayah-Mu kepada ku...
Ya Allah... Janganlah Engkau berlepas diri dariku disebabkan kejahilanku..,
Ya Allah... Pandangi diriku yang dhoif ini dengan rahmat-Mu....

"Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah.
Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah
kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu cinta
kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu
serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan,
dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus."

(QS.Al Hujurat:7).

" Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan
kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak,
harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan,
binatang-binatang ternak dan sawah ladang.
Itulah kesenangan hidup di dunia..., dan disisi Allah-lah
tempat kembali yang baik (surga). "

(QS. Ali Imran: 14).

" Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya
sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya...?
atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami.
Mereka itu tidak lain hanyalah seperti bintang ternak,
bahkan mereka lebih sesat daripada binatang ternak "

(QS. Al-Furqon: 43-44).

" Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya
dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zholim.."

(QS. Al-Qhashas : 50)

merah merekah ketika pagi,
mewarnai awalnya hari.
Bersama harapan yang menyertai…


Dari seorang hamba Allah yang sedang dalam perjalanan...
Icun Abra atau Surya Abra atau ibnu Abdullah atau.. siapa lagi ya.. :-? :D

Klik Selengkapnya...