Friday, 9 March 2012

Berbagi Pengalaman Umroh Di Bulan Ramadhan

Pekanbaru, 4 November 2011 s/d Maret 2012

Alhamdulillah Ramadhan tahun ini ( Agustus 2011) Allah izinkan Diriku untuk mengunjungi tanah haram. Berbagai pengalaman yang didapat dari perjalanan ini, terlalu panjang jika diuraikan satu persatu. Namun untuk sekedar berbagi tips dan supaya pengalaman ini tetap bisa diingat, maka muncullah tulisan ini. Semoga saja ada manfaat yang dapat dipetik dari tulisan ini. Semoga saja para pembaca dimudahkan Allah untuk melakukan perjalanan kesana. Bagi yang pernah, dipersilakan untuk berbagi pengalamannya disini.
Tanggal 3 Agustus / 3 Ramadhan 1432 H. saya, ibu, kakak dan 5 orang lainnya berangkat dari pekanbaru ke jakarta dengan pesawat garuda yang delay sekitar 1 jam.
Tanggal 4 Agustus / 4 Ramadhan 1432 H. saya, ibu, kakak, dan 5 orang jemaah lainnya dari pekanbaru bergabung dengan jemaah lainnya yang dijadikan 1 travel sehingga jumlah kami sekitar 43 orang.
Tips Umroh dibulan Ramadhan.

PERSIAPAN AWAL :
1. Pastikan Seluruh Persyaratan Adminstrasi di jaga sebaik-baiknya. Jika anda membawa orangtua atau orang-orang yang kurang berpengalaman. selalu ingatkan mereka terhadap barang bawaannya. kalau perlu untuk tiket pesawat, pasport dan persyaratan lainnya anda yang memegangya. karena ditakutkan kehilangan salah satu persyaratan menyebabkan gagal berangkat.

2. Selain bag/koper yang disediakan travel, usahakan bawa bag travel atau koper yang lain yang sama besarnya dengan bag/koper yang diberikan travel. Berbagai pengalaman menunjukkan, hampir tidak ada yang tidak berbelanja di tanah suci tersebut, meskipun waktu awal keberangkatan ia berazam dengan sungguh-sungguh untuk tidak akan berbelanja apapun. (Dengan membawa bag travel tersebut) Sehingga sewaktu pulang ke tanah air kita hanya membawa 3 paket barang saja, yakni koper berisi pakaian, koper berisi oleh-oleh, dan satu galon air zam-zam. Pengalaman menunjukkan lebih sulit membawa banyak tas kecil untuk oleh-oleh, dibanding dikumpulkan dalam 1 bag travel. Biasanya minimal oleh-oleh yang dibawa :
- Beberapa kilo kurma biasa + kurma najwa + ruthab ( kurma muda) + kismis + kacang arab
- Beberapa kotak minyak wangi
- Tasbih + siwak + sejadah
- Beberapa baju jubah + serban
- Beberapa buah Al-quran
Seluruh oleh-oleh diatas cukup kita masukkan didalam bag travel tersebut.

3. Barang bawaan yang diperlukan selama perjalanan diletakkan dalam tas tenteng yang diletakkan di kabin ( atas tempat duduk pesawat) antara lain :
- quran, buku manasik, dan bahan bacaan lainnya yang terkait dalam hal agama.
 - Jaket - Kaos kaki ( karena didalam pesawat cukup dingin)
 - botol mineral atau gelas kosong, atau apa pun wadah yang bisa untuk menampung air. untuk botol/gelas mineral.
 - peralatan sholat( bagi perempuan) dan 1 stell pakaian ganti untuk persiapan jika pakaian yang digunakan terkena najis, dsb...,
 - dll

4. Catat nomor kontak penting penanggung jawab keberangkatan yang berada di indonesia di memory HP anda (bukan di memory kartu, karena nanti kita akan menukar kartu setibanya di tanah suci). begitu juga halnya nomor-nomor keluarga lainnya yang masih tersimpan di memory kartu, pindahkan ke memory HP.

5. Untuk menukar uang rupiah ke rial, sebaiknya ditukar sewaktu di arab saudi saja, jangan terbujuk dengan rayuan para penjual uang rial di bandara, karena lebih untung menukar di arab saudi (jeddah, madinah atau mekkah) walau pun selisihnya hanya sedikit. Di jedah, madinah dan mekkah sangat banyak tempat menukar uang. Jadi jangan ada pikiran “ ah.. tukar di indonesia ajalah, nanti susah nyari tempat nukar uang disana ”. pokoknya jangan takut dengan perkara tukar-menukar ini. Bahkan jika anda belum menukar uang rupiah ke rial, sebagian toko-toko disana mau menerima uang rupiah, tapi kursnya sedikit lebih rendah. Kalaupun anda ingin menukarnya juga ketika di indonesia sebagai pegangan, tukar sedkit saja, yah.. sekirar 500 ribu lah.

KEBERANGKATAN :

6. Upayakan berangkat dari indonesia pada malam hari. Karena kita akan melewati malam yang panjang. Pengalaman berangkat dari jakarta lebih kurang pukul 11 malam, dengan lama perjalanan sekitar 8 jam, namun tiba di jeddah baru pukul 3 malam waktu jeddah (sementara waktu di indonesia sudah pukul 7 pagi). Coba bayangkan jika anda berangkat jam 13 WIB(jam 1 siang), selama 10 jam anda terbang, anda akan tiba dijeddah pukul 18.00 waktu arab saudi ( enam sore, belum masuk waktu magrib/berbuka), padahal di Indonesia udah pukul 22 WIB.

7. Didalam pesawat, toiletnya sangat sempit dan istinja’nya menggunakan tissue. Untuk itu bawa gelas plastik atau botol air mineral yang kecil atau sedang. Jika lupa membawa wadah gelas plastik atau botol air mineral, kita gunakan gelas plastik/kara milik pesawat yang diberikan kepada kita untuk diminum, (jadi jangan dikembalikan ke pramugari gelas plastik/kara tersebut) Dan hati-hati terhadap percikan air seni. Bagi yang membawa orangtua, temani mereka ketika ke toilet, karena kebanyakan orangtua lupa cara membuka dan mengunci pintu toilet, atau bahkan lupa tempat duduknya ketika kembali dari toilet. Niatkan semua ini untuk ibadah.

8. Perbanyak amal didalam pesawat. Usahakan bisa membaca alquran, atau membaca buku manasik yang diberikan supaya lebih kuat ingatan. Untuk itu buku manasik jangan diletakkan di bagasi. Jika tidak ingin melakukan sesuatu, minimal mendengar murottal lewat handset yang diberikan pramugari di awal-awal keberangkatan. Untuk itu jangan menolak jika diberikan handset oleh pramugari. Untuk petunjuk penggunaannya, klo tidak bisa, minta pramugari mengajarkannya.

9. Jangan pernah meninggalkan sholat didalam pesawat jika waktu sholat telah tiba. Ambil wudhu di toilet, dan jangan lupa ajak teman-teman tetangga duduk untuk sholat juga.

10. Sebaiknya tukar kartu handphone anda setibanya di arab saudi, karena jauuuh lebih murah tarifnya (SMS atau call) dibanding menggunakan kartu pra bayar indonesia. Untuk membeli kartu handphone prabayar Arab Saudi beli di tempat penukaran uang / money changer di arab saudi, jangan beli di bandara di indonesia atau di bandara arab saudi ( biasanya ada saja orang yang menawarkan kartu pra bayar), karena lebih mahal.

11. Catat segera nomor kontak person untuk penanggung jawab di jeddah, madinah, dan mekkah. Dan juga segera saling sharing nomor HP di tanah suci untuk masing-masing jemaah umroh.

BERBELANJA :

12. Untuk berbelanja, rata-rata pedagang paham bahasa indonesia. Dan harus pintar-pintar melakukan penawaran, kalau perlu lakukan penawaran ½ harga. Intinya, pedagang disana sama saja seperti di indonesia, pintar nipu pembeli. jadi harus banyak referensi sebelum membeli.

13. Jangan terlalu tergesa-gesa untuk belanja. Untuk membeli kurma “TIDAK WAJIB” membeli di pasar kurma di madinah. Harga kurma disana sangat bersaing, artinya belum tentu harga di pasar kurma yang paling murah.

DIKOTA MADINAH :

11. Awal tiba di Madinah, kenali baik-baik nama hotel tempat menginap, kalau perlu minta kartu nama hotel tersebut. Pernah terjadi kejadian seorang jemaah jatuh di toilet di mesjidil haram yang menyebabkan kakinya sulit melangkah karena terkilir. Jemaah tersebut tidak bisa berkomunikasi kecuali bahasa indonesia. Namun karena ia memiliki kartu nama hotel tempat dia menginap, maka para penolong mudah untuk mengantarkannya ke hotel tersebut.

12. Ketika awal menuju mesjid, kenali tiap titik-titik yang bisa dijadikan tanda arah. Ini berguna agar kita mudah untuk pulang ke hotel kembali. Tanda-tanda arah bisa berupa bangunan besar, plang nama yang besar dan mencolok. Juga perhatikan pintu gerbang mesjid nomor berapa yang kita masuki.

13. Niat I’tikaf ketika masuk mesjid, langkah dengan kaki kanan ketika masuk mesjid. Kalau ingin meletakkan sandal di tempat-tempat yang disediakan di mesjid Nabawai, ingat baik-baik di rak nomor berapa sandal diletakkan. Dan yang tak kalah penting adalah melihat urutan penomoran rak. Sehingga misalnya, sandal anda letak di rak nomor 45, trus ketika anda mencari kembali rak tersebut, yang anda temukan rak nomor 60, maka dengan mengetahui tata urut rak, maka anda mudah mencari arah mana rak nomor 45, sehingga anda tidak semakin jauh dari rak nomor 45. Segera sholat 2 rekaat sesampai mesjid. Minum air zam-zam yang disediakan di dalam mesjid, Kemudian baru menuju taman raudhah. Usahakan sholat dan berdoa disana. Mengenai sandal, di mesjid nabawi sangat banyak rak-rak yang disediakan, letakkan sandal di tempat terdekat kita sholat. Jangan terburu-buru meletakkan sandal sewaktu masuk mesjid, karena mesjid nabawi sangat luas. Letakkan sandal di tempat yang terdekat dengan tempat sholat kita.

14. Usahakan dapat sholat sunnat di taman raudah minimal setiap hari 1 kali, dan berdoa disana dengan harapan yang besar dan keyakinan terkabulkan. karena taman raudah adalah salah satu tempat mustajab.

15. Banyak lakukan sholat dan amal lainnya ketika di mesjid. Boleh tidur-tiduran(I’tikaf) dimesjid nabawi dibulan Ramadhan. Atur waktu agar banyak di mesjid dibanding di hotel. Pengaturan waktu yang saya rekomendasi ketika di bulan ramadhan:

-Habis subuh jangan langsung pulang ke hotel, ‘iktikaf saja di mesjid walau sambil tidur-tiduran, setelah waktu dhuha tiba ( sekitar pukul 8, lakukan sholat dhuha 2 atau 4 atau 6 atau 8 rekaat, kemudian baca quran seberapa sanggup. Setelah itu kalau mau silakan langsung pulang ke hotel, jangan mampir berbelanja di siang hari. Lakukan hal yang perlu dilakukan di kamar hotel ( mencuci, mengemas pakaian, dsb). Jangan nonton telebvisi kecuali channel live mesjidil haram atau channel live mesjid nabawi.

- satu jam atau setengah jam sebelum zuhur sudah kembali ke mesjid nabawi ( mandi terlebih dahulu). I’tikaf disana sampai berbuka dan sholat magrhib. Jangan takut dengan bukaan, karena di mesjid nabawi dan mesjid haram sudah dipenuhi menu untuk berbuka. bahkan sampai diluar/pelataran mesjid.
- setelah sholat magrib silakan pulang ke hotel langsung menuju tempat makan. Makan jangan sampai kekenyangan, dan jangan terlalu lama menghabiskan waktu untuk makan. Cari kawan yang memiliki semangat beribadah yang sama atau lebih dari kita. Jangan cari kawan yang tidak memiliki atau lemah motifasi dalam beribadah.
- setelah makan, menuju kamar untuk melakukan persiapan sholat isya ( buang air, bersiwak/gosok gigi, dsb). Segera pergi menuju mesjid sebelum azan berkumandang. Bawa botol minuman untuk nantinya di isi dengan air zam-zam. Karena sholat isya+terawih memakan waktu satu setengah jam. Jadi kalau haus kita tidak perlu beranjak dari tempat sholat untuk membasahi mulut.
- Kalau mau berbelanja atau sekedar melihat-lihat pasar, lakukan disaat selesai terawih. Berbelanja dengan perhitungan, cari yang wajib-wajib dahulu. Selesai berbelanja lalu menuju hotel, sebelum ke kamar, singgah dahulu ke ruangan makan, biasanya minuman-minuman atau makanan ringan sewaktu berbuka tadi masih tersedia disana. Kalau perlu bawa minuman tersebut ke kamar. (biasanya kegiatan ini menghabiskan waktu sampai pukul 1 malam).

- lakukan hal-hal yang perlu dilakukan di kamar, kemudian siap-siap berangkat ke mesjid nabawi kembali untuk ber ‘I tikaf. Paling lama kita dimesjid tersebut sekitar 2 jam, karena sekitar pukul 3 malam akan ada azan untuk membangunkan tahajjud atau waktunya sahur. Nah… ketika waktu azan tersebut, lakukan sholat tahajjud beberapa rekaat yang pendek, kemudian kembali ke hotel untuk makan sahur. Jangan berlama-lama ketika sahur, setelah sahur kembali ke kamar untuk melakukan hal-hal seperlunya ( bersiwak dsb). Kemudian segera kembali ke mesjid nabawi untuk sholat shubuh.

Hal-hal diatas jika diatur dengan baik, InsyaAllah bisa dilaksanakan. Ber umrah di bulan Ramadhan benar-benar menguras tenaga dan waktu-waktu penting sangat sempit( misalnya : berbuka-sholat magrib- berbuka(makan berat) di hotel – sholat isya, waktu tersebut sangat sempit rentangnya. Kemudian lagi sholat isya-terawih-berbelanja-pulang kehotel-‘itikaf malam di mesjid- makan sahur di hotel – sholat subuh di mesjid juga sangat sempit. Untuk itu pengaturan waktu harus benar-benar akurat.

DI MESJIDIL HARAM MEKKAH

Ada beberapa pengecualian dari apa yang di uraikan diatas ketika selama di Madinah. Jarak hotel ke mesjid di mekkah biasanya lebih jauh dari pada jarak hotel ke mesjid di madinah. Selain itu jumlah jemaah di mesjid haram luar biasa ramainya dibanding di mesjid nabawi ( mesjid nabawi aja ramai..). untuk itu di mekkah memerlukan energi yang lebih ekstra.

16. Kalau di Madinah, habis terawih langsung berbelanja, di mekah lakukan tawaf setiap selesai sholat terawih, baru kemudian berbelanja/kepasar. Tawaf di siang hari bulan ramadhan ditakutkan terlalu letih( terlalu haus). Dengan melakukan tawaf setiap selesai tawaf, hampir-hampir waktu istirahat malam hari kita hampir-hampir tinggal sekitar 1 sampai 2 jam saja lagi.

17. Usahakan dapat sholat di multazam, atau minimal sholat di (dalam) hijir ismail, karena hijir ismail itu adalah bagian dari kabah.

18. Ikuti program ziarah ke beberapa tempat yang telah ditentukan.

HAL-HAL PENTING LAINNYA :

19. Dokumentasi (foto atau merekam video) lakukan diluar kegiatan umroh. ketika anda sudah berpakaian dan ber niat ihrom ( dari miqat), jangan lakukan hal-hal yang tidak diperlukan seperti berfoto atau mengambil foto, dan lainnya. banyakkan bertalbiah dan melakukan ibadah lainnya selama perjalanan menuju mekkah. Hati, Pikiran dan Sikap harus senantiasa sadar bahwa kita dalam umrah sampai seluruh rangkaian ibadah terlaksana dengan sempurna, ( mulai dari miqat, tawaf, sa'i, sampai tahallul).

20. Di sarankan untuk mencukurlah seluruh rambut setelah selesai ibadah umroh.

21. Megetahui dalil-dalil tentnag fadhilah-fadhilah ( keutamaan ) yang terkait dengan ibadah umroh. seperti keutamaan mesjid nabawi, mesjid al haram, taman raudah, multazam, dsb.

22. Pahami dan ingat baik-baik perkara-perkara rukun, wajib, larangan, sunnah-sunnah, dan adab-adab dalam menjalankan rangkaian ibadah umrah.

Comments
7 Comments

7 comments:

  1. hati-hati.. imamnya wahhabi tuh.. hehe.. :)

    ReplyDelete
  2. anonim: hihi.., imamnya bukan wahabi, tapi syeikh as-sudais, syeikh shuraim, dan syeikh maahir Mueqli.

    ReplyDelete
  3. mantaap,, Alhamdulillah bermanfaat

    ReplyDelete
  4. Tips2nya menarik untuk disimak,
    syukron atas sharingnya

    ReplyDelete
  5. Paket Umroh Januari 2017 bintang 5, Millenium Al Aqeeq Madinah, Pullman Zamzam, Mekkah, Makan Fullboard di hotel, Pesawat Saudi Airlines direct Madinah, cek ya di website Travel Umroh Terbaik di Jakarta

    ReplyDelete